No image available for this title

Text

Uji Efek Antipiretik Ekstrak Etanol Daun Kamboja (Plumeria acuminate) Pada Tikus Putih (Rattus norvegicus) Jantan Galur Sprague Dawley yang Diinduksi Vaksin DPT HB dan Profil Kromatogramnya



ABSTRAK: Tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai tanaman obat salah satunya adalah
daun kamboja. Akar dan daun kamboja (Plumeria acuminate) mengandung senyawa saponin,
flavonoid, dan polifenol, selain itu daunnya juga mengandung alkaloid. Efek antipiretik di
sebabkan karena penghambatan siklooksigenase oleh flavonoid yang merupakan langkah
pertama pada jalur yang menuju eikosanoid seperti prostaglandin dan tromboksan.
Permasalahan dalam penelitian adalah apakah ekstrak etanol daun kamboja (Plumeria
acuminate) memiliki efek sebagai antipiretik? dan metabolit sekunder apa saja yang terkandung
dalam ekstrak etanol daun kamboja (Plumeria acuminate) yang dapat digunakan sebagai
antipiretik. Tujuan dari penelitian adalah untuk menguji efek antipiretik ekstrak etanol daun
kamboja (Plumeria acuminate) pada tikus yang telah diinduksi demam dengan vaksin DPT-HB
dibandingkan dengan parasetamol dan untuk mengetahui metabolit sekunder yang terkandung
dalam ekstrak etanol daun kamboja (Plumeria acuminate) yang dapat digunakan sebagai
antipiretik. Prosedur penelitian meliputi persiapan sampel, uji fitokimia simplisia, pembuatan
ekstrak etanol daun kamboja, pembuatan larutan paracetamol, penyiapan bahan uji dan control,
penyiapan bahan percobaan, induksi vaksin DPT HB dan pengujian antipretik. Data dalam
penelitian berupa penurunan suhu tubuh pada tikus yang pengukurannya dilakukan melalui
rektal (anus) menggunakan termometer digital pada tikus masing-masing kelompok. Untuk
mengetahui pengaruh ekstrak etanol daun kamboja terhadap penurunan suhu tubuh tikus maka
dilakukan uji ANOVA (Analysis of Varians). Jika hasil uji ANOVA menunjukan perbedaan yang
signifikan maka dilanjutkan dengan uji lanjut Duncan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian yaitu
ekstrak etanol daun kamboja (Plumeria acuminate) memiliki efek sebagai antipiretik. Metabolit
sekunder yang terkandung dalam ekstrak etanol daun kamboja (Plumeria acuminate) yang dapat
digunakan sebagai antipiretik adalah flavonoid. Dosis ekstrak etanol daun kamboja (Plumeria
acuminate) yang memiliki efek optimum sebagai antipiretik adalah ekstrak etanol daun kamboja
561,8 mg/kgBB.
Kata Kunci : Plumeria acuminate, Antipiretik, DPT HB


Ketersediaan

P022P022RAK UMUMTersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
P022
Penerbit Jurnal Ilmiah Farmasi Terapan & Kesehatan : .,
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
P022
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
2016
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this